EKSPLOR LEBIH JAUH RAJA AMPAT, KE SELATAN

Yeaay ke Raja Ampat lagi. Tapi kali ini saya mengeksplor Misool, Raja Ampat Selatan. Kata orang belum sah ke Raja Ampat kalau belum ke Misool 🙂

Seperti biasa saya membawa peserta diving trip berjumlah 18 orang. Kami ber-LOB-ria (liveonboard) alias tinggal di kapal. Udah paling enak kalau dive trip ke Raja Ampat itu dengan LOB. Karena spot-spot diving favorit cukup jauh. Enaknya LOB juga, kalau selesai diving, naik kapal bisa langsung ngeringin badan dan leyeh-leyeh.

Kami berangkat ke Misool dari Sorong. Di sekitar Sorong kami melakukan check dive dahulu sebelum perjalanan ke Misool yang memakan waktu cukup lama dari Sorong, sekitar 8 jam. Maklum, dari semua pulau besar di Raja Ampat (Waigeo, Batanta, Salawati, dan Misool), Misool adalah pulau yang paling jauh.

Visibility bawah laut waktu saya ke sana bulan Maret lalu bagus, walaupun ada spot yang kurang bagus. Overall visibility lebih bagus dibanding waktu saya menyelam di Raja Ampat Utara (daerah Pianemo) pada bulan Februari tahun lalu. Di artikel sebelumnya mengenai Raja Ampat saya menceritakan bahwa bawah laut Raja Ampat bisa butek. Tapi kalau soal keragaman biota laut jangan ditanya. Berdasarkan Conservation International, Kepulauan Raja Ampat, memiliki keanekaragaman yang tertinggi di dunia. Posisi berikutnya diikuti oleh Papua New Guinea, Australia, Thailand,Kepulauan Fiji, dan Maladewa. Di kepulauan Raja Ampat, terdapat 1300 species ikan, 600 spesies terumbu karang, 700 species Moluska, termasuk 7 species remis raksasa (giant clam). Conservation International menyimpulkan bahwa 75% species karang dunia berada di Raja Ampat dan menjadi satu-satunya di dunia. Keren ya….

Berikut dive spot yang kami selami dalam perjalanan ke Misool dan di daerah Misool:

  1. Black Rock di pulau Buaya untuk check dive. Visibility kurang bagus
  2. Farondi cave di Farondi. A must dive spot. Visibility bagus
  3. 3 Rocks di Farondi. Visibility bagus
  4. Wagmab Beach di Wagmab. Visibility ok
  5. Karang Bayangan di Warakaraket. A must dive spot. Visibility bagus banget.
  6. Boo Window di Fiabacet. A mus dive spot. Visibility bagus
  7. Nudi Rock di Fiabacet. Visibility bagus
  8. Small World di Wayil. Visibility lumayan.
  9. Barracuda Rock di Babulol. Visibility bagus.
  10. No Contest di Babulol. Visibility lumayan.

Berikut beberapa foto bawah laut Misool:

Di titik penyelaman bernama Boo Window. Photo by Yessie Agusta
Nah di titik penyelaman ini kita masuk gw bawah air terus bisa keluar di dalam gua dan foto-foto 🙂
Manta di titik penyelaman Karang Bayangan
Hiu di titik penyelaman Karang Bayangan

Selain bawah lautnya yang indah, Misool juga menawarkan wisata trekking bukit Harfat dan snorkeling di danau ubur-ubur. FYI, danau ubur-ubur hanya ada 8 di dunia, 7 di antaranya terdapat di Indonesia. Dan dari 7 itu, salah satunya ada di Misool.

Hati-hati untuk ke danau ubur-ubur Misool karena kita harus naik turun baju yang tajam dan terjal. Disarankan menggunakan sendal yang tebal dan tidak licin. Sendal gunung lebih baik atau sepatu.

Bukit bukit
Panorama dari atas bukit Harfat
Bergaya dulu dengan latar ciamik 😉
Danau ubur-ubur tampak atas. Keliatan banyak ubur-ubur kan
Penampakan ubur-ubur. Kali ada yang belum tau ubur-ubur kayak apa 🙂
Para penyelam di puncak Harfat

 

Video dive trip Misool bisa dilihat di link ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s