Cari Apa di Bawah Laut

Lokasi menyelam di Indonesia mempunyai highlight atau keunggulannya sendiri-sendiri. Highlight –nya antara lain wreck (kapal atau pesawat karam), cave (goa bawah laut), muck (sedimen hitam), drift (arus), pelagic (ikan besar), coral rich (karang), underwater hot spring (gelembung panas gunung api).

English version click here

1. Wreck diving

Karena Indonesia adalah Negara kepulauan, banyak sekali bangkai kapal karam di Indonesia. Di antaranya terdapat di:

a. Kepulauan Seribu. Terdapat bangkai kapal Shinta, Tabularasa, Poso, Papa Theo. Kedalaman kapal rata-rata 20 – 30 meter.

b. Bali. Terdapat bangkai kapal USAT Liberty di Tulamben di kedalaman 4 – 30 meter. Ada juga bangkai kapal besar yang masih utuh di Kubu di kedalaman 18-40 meter.

c. Pulau Weh Aceh. Ada bangkai kapal Sophie Rickmers di kedalaman 37 – 55 meter. Tidak sembarang penyelam bisa menyelam ke sana karena faktor kedalaman yang bukan untuk penyelaman rekreasi. Penyelam yang bersertifikat technical diving dapat melakukan penyelaman di sana.

d. Donggala. Terdapat site Gili Raja wreck. Kedalaman 35 – 50 meter. Khusus untuk penyelam bersertifikat technical diving. Ada juga site Mutiara wreck. Kedalaman 20 – 37 meter.

e. Biak Papua. Ada bangkai pesawat perang dunia ke-2. Ada di kedalaman 30 meter.

f. Morotai. Terdapat bangkai pesawat perang dunia ke-2 di kedalaman 40 meter.

Dayu Hatmanti at Catalina Wreck Biak Papua. Photo by Popo Nurakhman
Dayu Hatmanti at Catalina Wreck Biak Papua. Photo by Popo Nurakhman

2. Cave diving

Untuk melakukan aktivitas cave diving, diperlukan keahlian khusus, dalam arti telah mendapat pelatihan cave diving. Karena cave diving adalah penyelaman yang paling beresiko kecuali untuk cave tertentu yang terbilang aman berdasarkan kebijakan dive operator.

Cave diving site antara lain terdapat di:

a. Kupang. Terdapat gua air tawar (freshwater cave) bernama Goa Kristal. Diameter goa sekitar 10 meter. Panjang 75 meter. Masuk dari dangkal sampai kedalaman maksimum 12 meter.

b. Buton. Terdapat goa bawah laut bernama Goa Loba Loba. Diameter 3 – 10 meter. Kedalaman 10 – 18 meter.

c. Gorontalo. Ada goa bawah laut yang dinamakan Jinn Cave. Ukuran gua besar sampai kita tidak menyadari sudah di dalam goa 🙂

d. Kakaban. Ada goa bawah laut bernama Blue Light Cave. Walaupun entry di dangkal, tapi keluar di kedalaman 40 meter.

e. Biak Papua. Ada goa bawah laut bernama Wundi Cave. Pintu masuk goa dangkal. Pintu keluar goa ada di kedalaman 12 meter, 15 meter dan 20 meter. Ruang goa lega.

Dayu Hatmanti at Wundi Cave. Photo by Popo Nurakhman
Dayu Hatmanti at Wundi Cave. Photo by Popo Nurakhman

3. Muck diving

Untuk sebagian penyelam menyelam di dasar laut yang bersedimen hitam memberikan kesenangan tersendiri, khususnya bagi para fotografer bawah laut. Karena di site seperti itu hidup banyak critters / makluk unik seperti octopus, frog fish, mantis, pegasus, seahorse, dragonets dan lain-lain.

Lokasi muck diving di Indonesia ada di Lembeh, Ambon, Bali (Secret Bay, Padang Bai, Pemuteran).

Ghost Pipefish at Lembeh. Photo by Melriansyah
Ghost Pipefish at Lembeh. Photo by Melriansyah

4. Drift diving

Drift diving itu enaknya less kicking, karena kita hanya mengikuti arus saja. Go with the flow. Tapi untuk lokasi yang arusnya kuat, kita perlu menggunakan hook (pengait) dan dicantolkan ke batu.

Biasanya di lokasi yang berarus sering terlihat manta dan hiu. Cocok untuk penyelam yang suka melihat pelagic (ikan besar).

Lokasi drift diving ada di Komodo, Raja Ampat, Nusa Penida & Nusa Lembongan Bali, Derawan, Tanjung Bira, Alor, Morotai, Belongas Lombok.

5. Pelagic

Sengaja dibuat poin khusus. Karena ada beberapa pelagic yang sering terlihat atau habitatnya ada di lokasi tertentu.

a. Reef Sharks (white tip sharks, black tip sharks, grey sharks): biasanya di lokasi drift diving seperti pada poin 4.

b. Whale Sharks: Nabire Papua, Derawan, Gorontalo

c. Hammerhead Sharks: Teluk Belongas, Banda Neira, Tanjung Bira

d. Walking Sharks: Halmahera, Raja Ampat

e. Wobbegong Sharks: Raja Ampat, Alor

f. Leopard Sharks: Derawan, Tanjung Bira

g. Manta ray: Raja Ampat, Komodo, Nusa Penida Bali, Gili, Derawan, Alor

h. Eagle ray: Pulau Weh, Lombok, Parigi, Komodo, Raja Ampat, Banda Neira

i. Large schooling barracuda: Derawan, Wakatobi, Bunaken, Togean

j. Dolphins: Raja Ampat, Alor, Bangka Sulawesi Utara, Bunaken, Derawan, Morotai, Banda Neira

k. Dugong: Donggala, Parigi, Bangka Sulawesi Utara, Bunaken, Raja Ampat

l. Mola-Mola: Nusa Penida, Alor

Leopard shark at Kakaban. Photo by Pak Valens
Leopard shark at Kakaban. Photo by Pak Valens

6. Coral rich

Lokasi dimana karang tumbuh dengan sehat, padat dan cantik. Terdapat di Wakatobi, Gorontalo, Parigi, Lava Flow Banda Neira

Colorful coral. Photo by Christy Isabelli
Colorful coral at Wakatobi. Photo by Christy Isabelli

7. Hot spring

Lokasi dimana terdapat hot spring atau gelembung udara panas dari dasar laut. Terdapat di pulau Weh, Bangka, dan Komodo.

Underwater Volcano at Pulau Weh
Underwater Volcano at Pulau Weh

Kalau ada yang mau menambahkan, silahkan comment 🙂

@Rezkito

Advertisements

5 thoughts on “Cari Apa di Bawah Laut

  1. Baru tahu ada cave diving di Indonesia. Itu semua memang harus jadi cave diver dulu ya? Wakss..aku beberapa kali cave diving di Karibia dan baru-baru ini di Afrika, pada ngebolehin sih menyelam di gua tanpa sertifikasi. Tapi cave diving-nya lumayan gampang, gak ribet gitu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s